Indonesia di pilih menjadi judul album karena sebagian besar lirik yang di tulis jimi di album ini menceritakan tentang kehidupan dan keadaan sehari-hari yang sangat indonesia sekali, mulai dari pemerintahan sampai jalan tikus.
Album ini di buka oleh Gadis Suku Pedalaman, sebuah nomor yang secara sound membuat saya begitu sulit untuk tidak mendekatkan mereka pada Queens Of The Stone Age, lagu ini bercerita tentang teman dekat satu sekolah jimi dulu yang merantau dan tak kunjung kembali, sangat indonesia sekali ketika jimi asik bernarasi di tengah lagu, membuat saya teringat pada [celotehan] hiburan musik di dalam buskota khas Indonesia
Who Stole My Bike adalah lagu yang di tulis jimi ketika masih tergabung bersama Bequiet, dilagu ini nuansa punk pun terasa kental dihadirkan baik dari sisi lirik maupun musik yang membuat kita bernostagia ke era kejayaan musik 3 chord ini di indonesia
Dengan lick gitar yang sederhana Pandu berhasil membuat pembukaan lagu yang menjual pada nomor Tertidur Dimanapun Bermimpi Kapanpun, sebuah single kuncian yang sepertinya di persiapkan untuk menjadi radio hits, singel ini pantas disebut sebagai benang merah album ini yang mengedepankan perpaduan antara lirik yang pop dan musik yang maskulin,
Wahana Jalan Tikus menceritakan sisi lain keseharian kaum urban di jakarta, sebuah lirik menyentil yang menyadarkan kita sejenak, ketika mereka menuliskan "anak kecilpun main dalam gang, tempat ini adalah taman bermain mereka", lagu hymne ini dikemas apik dalam nuansa akustik
Mengisi track ke 5 di album ini mereka mempatkan Pilih Sidang Atau Berdamai, lagu balada yang serius atau tidak serius jelas di tujukan untuk menyindir polantas, di bagian musik permainan lurus rhytm&sound Bram pada bass berhasil menjadikan bagunan musik di lagu ini terkesan jantan, tak kalah aksi di tengah lagu Pandu mengambil alih perhatian saya dengan raungan fuzztone bercampur pedal wah dan membawa nuansa wezzer seketika itu juga kedalam band sebelum mereka menutup lagu dengan pernyataan "kami pilih sidang sajalah"
Lagi Death Kitchen lagu lama Bequiet yang di daur ulang dengan gairah bermusik yang mengebu-gebu dari morfem, walau sudah berusaha berulang-ulang mendengarkan namun saya tetap saja mencap di beberapa bagian lagu ini sangat bernuansa grunge 90'an dan terasa kurang fresh
Versi akustik Tidur Dimanapun Bermimpi Kapanpun Sangat pas sekali sebagai lagu penutup dan penghantar tidur, nuansa folk terasa sekali walau terdengar pandu fatoni seperti kewalahan ketika harus memainkan versi akustik lagu ini tanpa fuzztonenya.
Album ini layak di miliki bukan hanya karena suguhan lirik yang menarik tapi juga penyajian yang bagus dari segi art dan musikalitas
Morfem semoga bukan sekedar band pelepas dahaga dari kehausan berkreatifitas dan band pelampiasan sementara dari kejenuhan terhadap pakem musik yang pernah masing-masing personil mainkan di The Upstairs (jimi), The Porno (Pandu), JARB(Bram) dan Nervous Breakdown (Freedie).

Harga IDR 25.000
Untuk Pemesanan : (sms&call)
Tony : 0858 11 764 764


