ROPE
Single pertama dari Album Wasting Light, "Rope" dimulai dengan pukulan ritmis gitar, dipenuhi vocal Dave Grohl yang seperti gatal dan meraung sangat jantan, seperti pada bagian lirik "this indecision got me climbing up the walls/I’ve been cheating gravity and waiting on the falls." Foo Fighters selalu bisa menciptakan sebuah gambar dengan musik mereka, yang secara harfiah menarik saya, sementara Grohl menyanyikan “I’m pulling for you now,” dan kemudian “cutting us lose” simak bagian ini, saat-saat mengerikan yang terdengar seperti napas yang berat di ruang yang hening.
DEAR ROSEMARY
Perpaduan catchy sepanjang lagu ini berlangsung, “Dear Rosemary” menghasilkan hook-hook yang menyegarkan telinga. Semua ini berawal dari rhythm guitar yang apik berpadu dengan perkusi drum yang dimainkan oleh Taylor Hawkins. Masih terdengar bridge yang selalu digunakan Foo fighters di setiap lagunya namun, ini tidak memberikan klimaks seperti biasanya.
WHITE LIMO
Track White Limo ini, dirilis secara online sebelum mereka mengeluarkan single ‘ROPE’ dan ini memang dikususkan sebagai hadiah bagi fans loyal Foo Fighters, White Limo sangat meledak-ledak secara musik mengingatkan kita pada kebisingan gitar ala Motorhead, apalagi ditambah vocal bertenaga Dave Grohl, teriakan-terikan seperti mata ingin keluar dan menumpahkan pesan pada lirik “Go..Go..You’re never having to waste your lung” . Ini semua sudah cukup untuk membuat pendengar gemetar .
ARLANDIA
Didaulat sebagai single ketiga Foo Fighters di album wasting light ini, sekilas ketika racikan lagu ini berjalan mengingatkan telinga akan Nirvana, namun semua terasa berbeda ketika , mendengar reff yang catchy khas Foo Fighters dimana mereka merepresentasikan Post Grunge milik mereka. Di Bridge terdengar perpaduan drum klimaks sebelum tersambung ke reff. Dave grohl bernyanyi lepas dengan lagu arlandia ini. Sebuah track pengisi yang baik untuk dicerna oleh telinga dikarenakan ini masih garis Foo Fighters.
THESE DAYS
"These Days" memamerkan kemampuan vocal Dave Grohl, mulai dari penghayatan lirik cinta sampai suara raksasa di bagian chorus. Walau tidak begitu special secara musik tetapi These Days punya lirik ‘racun’ seperti bagian ini “Easy for you to say your heart has never been broken/Your pride has never been stolen.” Bagaimana cukup maut bukan? Perubahan tempo pada lagu ini seperti menjadi alas an teraksir mengapa lagu ini tak layak disingkirkan.
BACK AND FORTH
Judul ini diresmikan sebagai documenter milik Foo Fighters, sebuah dokumentasi tentang sejarah band tersebut. kembali mengupas proporsi lagu di track ketujuh ini. Pembukaan dibuka dengan ucapan Dave Grohl “Once upon a time, I was somebody else”, dan berlangsung dengan asik ketika mendengarkan refrain lagu yang cukup catchy. Sound gitar masih bermain dengan nada rata-rata Foo fighters dan untuk keseluruhan sounding masih di track lurus Wasting Lights Foo Fighters.
A MATTER OF TIME
Hitz!!! Lagu ini sangat potensial dijadikan anthem bagi para penggemar tingkat akut maupun pemula. Dipengaruhi nuansa musik Aerosmith dan Bon Jovi, lagu ini dipenuhi permainan guitar yang epic dari Chris Shiflett dan Pat Smear. Perlu digaris bawahi dinamika lagu yang baik juga mempengaruhi mood kita ketika mendengarkan, maka wajar ketika banyak penggemar memfavoritkan A Matter Of Time
MISS THE MISERY
Dibuka dengan intro gitar yang tidak biasa dan berlanjut dengan tatanan yang agak menyerempet classic rock . sekali lagi terdengar hook yang masih menyisakan tempat untuk nada-nada gitar bermain, namun tidak dipandu dengan pukulan drum. Pernainan drum terdengar rata di keseluruhan lagu. Catatan yang penting dinikmati outro menuju refrain terakhir menjadikan lagu ini tidak perlu diteriakan seperti Grohl biasanya.
I SHOULD HAVE KNOW
Reveb Guitar dibagian awal lagu membuat pendengaran saya kabur didalam goa , dilanjutkan dengan suasana musik yang padat dan pengap dengan teriakan sedih dibagian “I should have known” dan “lay your hands in mine/heal me one last time/though I cannot forgive you yet/no I cannot forgive you yet.” Disini ada bagian ketika bassline, tebal menembus masuk dan seperti membelah air mata didalam hati. Track yang terdengar mengekspresikan emosi yang sangat dramatis untuk sebuah nomor Ballads, menjadi salah satu bagian terbaik dalam album ini.
WALK
Merupakan track penutup dan single kedua dari Foo Fighters. Sebuah track yang memiliki konten untuk bangkit dari sebuah persoalan digarap manis oleh dave grohl cs untuk para fans setia mereka. Berdasarkan keterangan yang didapat oleh dave grohl sendiri “Learning to Walk” mengacu pada saat ia menolong putri pertamanya Violet maye untuk berlatih berdiri dan berjalan. Lagu ini seharusnya ditempatkan di album mereka sebelumnya yaitu Echoes, Silence, Patience, & Grace. Tetapi Dave menyetujui untuk menpatkan lagu pamungkas ini di track terakhir Wasting light.
Diawali petikan gitar di Intro lagu yang terdengar smooth, kemudian langsung di beringaskan oleh dentuman drum, bass, dan tentunya suara khas Dave grohl. Grohl bercerita di lirik lagu yang apik ini “never wants to die” yang bergemuruh di bridge lagu. Sekilas terdengar seperti lagu terdahulu Foo fighters “best of you”, namun racikan tetap sesuai kadarnya Foo Fighters. Nikmati lagu yang telah diganjar Best Rock Video di MTV Video Music Award 2011 ini, tonton juga video klipnya yang disutradarai Sam Jones yang secara mutlak mengacu pada film Falling Down (1993) dan pastinya track Walk ini akan membuat hari-hari anda lebih bersemangat. Terima kasih Dave Grohl Cs.

Track List
1. "Bridge Burning" 4:46
2. "Rope" 4:19
3. "Dear Rosemary" 4:26
4. "White Limo" 3:22
5. "Arlandria" 4:28
6. "These Days" 4:58
7. "Back & Forth" 3:52
8. "A Matter of Time" 4:36
9. "Miss the Misery" 4:33
10. "I Should Have Known" 4:15
11. "Walk" 4:16
Text Review Oleh Agam "Hijacked" & Rudeepage
SOMETHING EL "Single" (Bakar / Review)
Band yang beranggotakan Ladrina dan Lutphi Kubil kembali dengan 2 buah single “IM WAITING SATURDAY” dan “LOVE's” yang lebih padat dari rilisan perdana debut album mereka diawal 2011 lalu.
Dua Single yang akan kita 'bakar' ini seperti memberi signal bahwa dialbum kedua nanti mereka tidak lagi hanya mengkomposisi musik secara akustik melaikan Full band.
IM WAITING SATURDAY
Seperti yang saya paparkan diatas lagu ini dibawakan secara full band, dan yang beberapa instrument elektric guitar, Drum dan Accordion terdengar dominan. Seperti lebih berani mereka mengekplor lagu ini sesuka hati mereka, simak saat memasuki bagian akhir lagu ini tiba-tiba nuansa pendengaran seperti diajak keruang lain dibagian kreatifitas mereka, sebelum lead guitar elektrik 'malas' menutup pembaruan musik mereka.
LOVE'S
Seperti lagu yang tertinggal dari album pertama mereka Tragically Romantic. Nuansa musik dan lirik yang dibangun oleh duo jakarta ini sangat feminim sekali memang dialbum pertama seperti lagu andalan mereka 'Adakah yang Salah', LOVE's juga punya karakter yang kuat di lirik dan emosional.

/p>
Track List
1. "Im Waiting Saturday" 2:47
2. "Love's" 3:16
Silahakan bagi kalian yang ingin mendownload 2 single Something EL kita sediakan linknya Im Waiting Saturday dan Love's
Dengarkan REVIEW lengkapnya malam ini, Selasa 6 Desember 2011 20.30wib FIRE "First Impression Review" bersama Rudee Page dan Agam 'Hijacked'cuma diberisikradio.com

