Dream On
Saya sangat memperhatikan tempo yang terus dijaga dari awal hingga akhir lagu ini, karna tempo pada lagu ini yang terus dijaga memberikan emosi yang baik untuk lirik , vocal dan melodi yang sangat kuat dilagu ini. Ditambah Epic String dan brass section diakhir lagu, rasanya membuat lagu ini pantas dijadikan single berikutnya.
If I Had a Gun
Wow ada suara tambourine (kecrekan) di awal lagu, tapi nampaknya bukan liam yang sedang melantunkannya. Please welcome Noel Gallagher’s High Flying Birds. Dituntun oleh suara gitar dan piano, Noel secara halus dan santai mulai menyanyikan if i had a gun. Sebuah makna antisipasi yang memukau coba dinyanyikan oleh Noel Gallagher. Lagu ini juga memiliki suara latar yang gloomy dan masih dengan racikan khas ala Noel, dia memang masih juara untuk membuat lagu yang tenang, simpel, dan berkesan di liriknya.
The Death Of You And Me
Ketika pertama melihat video klip lagu ini saya rasa semua orang akan berkata “video ini luar biasa”. Suara vocal noel dengan gaya bernyanyi yang khas kembali ditonjolkan dengan iringan musik yang juga sangat khas (seperti para Marching band kerajaan inggris mengiringi lagu ini). Solo Brass Section di tengah lagu adalah bagian terbaik dilagu ini, bahkan (saya rasa) seorang yang tidak menyukai oasis (Noel) pun akan menyimak lagu dan video klip ini.
(I Wanna Live In A Dream In My) Record Machine
Ada suara anak-anak bermain dengan riang sebelum mendengar track ini mengalun, dan ketika noel dengan gitar akustik gitar serta symphony string yang damai mengajak pendengar untuk menikmati lagu ini. Seiring lagu ini mengalun dengan santai di akhirnya Noel bernyanyi dengan klimaks untuk meyakinkan para pendengar untuk segera mendengarkan lagu-lagu khas buatannya di album ini.
AKA ...What A Life
Dipilih sebagai single pertama AKA..what a life terdengar lebih futuristic (Retro-futurism) dibanding karya – karya noel sebelumnya. Track dengan tempo yang konstan disepanjang lagu sebenarnya cukup menjemukan apalagi dengan bit drum yang tidak pernah diberi jeda atau pemberhentian semakin membuatnya monoton. Seandainya mengunakan formula yang sama pada The Death Of You And Me, dengan memberi beberapa baian solo guitar atau instrument lain. Tetapi catatan khusus diberikan untuk verse dan chorus yang luar biasa enak untuk disimak.
Soldier Boys and Jesus Freaks
Tempo pop konstan yang mengalun dan nyanyian noel yang sederhana membuat lagu ini yang menjadikan salah satu lagu yang tidak terlalu mirip dengan kebanyakan lagu oasis (berdasarkan catatan saya), permainan Horn yang mengundang sensual menjadikan latar musik yang menarik untuk disimak sepanjang lagu ini melantun dan pastinya ada part dibagian lagu dimana suara horn ini berperan menjadi lead melody, bukan gitar seperti kebanyakan. Suara cymbal crash dan bass kaki yang konstan di chorus disertai bassline yang rata membuat lagu ini nyaman untuk dinikmati dengan segala kondisi
AKA...Broken Arrow
Broken Arrow sebuah track yang modern disuguhkan kembali oleh Noel bahkan ini lebih modern dari AKA…What A Life. Terdengar paduan suara di tengah lagu memberikan warna lain lagu ini. “Leave me in peace...Im on the side of the angels” bagian yang dilatarkan dengan falseto olah vocal noel juga sangat baik dieksekusi. Dipenghujung lagu permainan toms drum yang meningkat dan energik menjadi penutup yang nyaman.
(Stranded On) The Wrong Beach
Garage, Garage, wow suara noise sepertti fuzz pada bass ini cukup mengejutkan dimana biasanya mustahil sekali mendengar Noel akan mengeksplore sampai ke tahap ini. Dituntun oleh note bass yang agak gloomy seperti bernafas dalam kubangan air. Noel tetap bernyanyi dengan bersemangat. Terdengar juga tuts piano rata dinada melengking seperti i wanna be your dog-The Stooges yang memoles suasana lagu ini dan di ujung lagu terdengarlah suara pantai yang sedang mengatur ombak dengan pasir.
Stop The Clock
Dibuka dengan sederhana, lagu ini menonjolkan sisi akustik diawal lagu, ini seperti sebuah nomor yang berbeda dari album pertama oasis. Stop the clock sedikit agak berbeda dengan kebanyakan lagu di album ini, dengan tempo yang naik turun membuat semuanya tidak membosankan, apalagi lead guitar di bagian akhir lagu sebelum membuat pendengaran memuncak dan sekejap lagu berakhir. Memang sebuah track yang sangat pas untuk ditempatkan dipenghujung album.
Text by Agam and Rudee

1. "Everybody's on the Run" 5:30
2. "Dream On" 4:29
3. "If I Had a Gun..." 4:09
4. "The Death of You and Me" 3:29
5. "(I Wanna Live in a Dream in My) Record Machine" 4:23
6. "AKA... What a Life!" 4:24
7. "Soldier Boys and Jesus Freaks" 3:22
8. "AKA... Broken Arrow" 3:35
9. "(Stranded On) The Wrong Beach" 4:02
10. "Stop the Clocks" 5:04
Simak Review lengkapnya di program FIRE 'First Impression Review"
Date : Selasa 15 Nov 2011
Time : 20:30 - 22.00
With : Rudeepage dan Agam 'Hijacked'

