Senin, 25 Juli 2011, Erasmus Huis Jakarta hingar bingar oleh kedatangan band indie rock asal Belanda, Kensington. Kita hampir tidak pernah mendengar band bagus asal Belanda yang mencuat, jadi mereka bisa dianggap langka. Band ini beranggotakan Casper Starreveld (vokal / gitar), Eloi Youssef (vokal / gitar), Niles Vandenberg (drum) dan Jan Haker (bass). Pada 16 Juli 2010 Kensington merilis album perdana mereka, Borders dengan label Bladehammer Music/EMI. Album ini diproduseri James Kenosha di Leeds (Inggris), di Analogue Rooms, studio rekaman yang dimiliki oleh keyboardist Kaiser Chiefs, Nick 'Peanut' Baines. Mastering dilakukan oleh John Davis (U2, Arctic Monkeys, Snow Patrol). Kalau kamu menggemari Kaiser Chiefs, Arctic Monkeys, Kasabian atau formasi baru band lokal The Berandals alias BRNDLS, kemungkinan besar bisa menikmati musik mereka. Walaupun mulai terdengar generik, tetapi dijamin mampu membuat kita semua bergoyang.
Kunjungan ke Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian tur dunia mereka, dan pada Senin malam itu mereka menggeber 13 lagu dengan tetap penuh energi setelah dua malam sebelumnya mereka berturut-turut tampil di Java Rockin' Land. Berikut adalah setlist lengkap mereka untuk penampilan di Erasmus Huis:
1. Not As Bright
2. Zeroes
3. When It All Falls Down
4. What's Gotten Into Us?
5. Waiting For A Sign
6. Franklin Exits
7. So Am I
8. All That I Know
9. Safe
10. The Heart Of It
11. Let Go
12. Youth
13. I Was Too Scared
Venue indoor yang full AC itu terasa memanas dengan lagu-lagu yang mereka suguhkan satu per satu sehingga mampu membuat penonton berteriak histeris, terutama kaum hawa. Mungkin juga karena paras gitaris mereka. Dan malam itu pun ditutup dengan ucapan Casper dengan Bahasa Indonesia terbata, "Saya cinta kalian. Terima kasih." (m@d)