Berisik Radio | Indie School Radio

Kompilasi Indie Terbesar ASIA

Kompilasi Sea Absolute Indie

Music Services Asia dengan bangga merilis kompilasi South-East Asian Absolute Indie, yang berisi penampilan-penampilan keren dari wilayah Asia Tenggara. Dinilai oleh 5 promotor dari Hong Kong, Filipina, Taiwan, Singapura, dan Indonesia, SEA Absolute Indie menyorot kekuatan musik di wilayah ini dan menyebarkan potensinya. Kompilasi ini akan didistribusikan di toko-toko CD dnd iTunes mulai 18 Oktober 2011.

Music Services Asia, dengan mengangkat musik terbaik di wilayah Asia Tenggara, juga memperkenalkan dua band internasional paling berpotensi, Deerhoof dan Dr. Dog (USA). Kompilasi ini menyertakan musisi-musisi yang sudah cukup dikenal luas semacam The Cambodian Space Project, The Trees & The Wild, dan The White Shoes and Couples Company, yang memiliki reputasi dominan di kancah musik indie di negara masing-masing, lantas band elektronik baru Zebra and Snake (Finlandia), serta banyak lagi.

 

Kompilasi ini akan dirilis bersama Valleyarm Digital Music Distribution dalam tahap menuju perdananya UpToTheSky Festival yang diselenggarakan oleh Figure8 Agency dan The Secret Agents, yang akan diadakan di Singapura dan Jakarta dari tanggal 3 - 5 Desember 2011.

DEERHOF (USA)

Kuartet asal San Francisco Deerhoof menjadi suatu rahasia kecil yang menyenangkan di daftar pengisi kompilasi. Mereka bukan hanya menonjol namun mereka juga menjaga tingkat kualitas musikal yang tinggi, dan untuk pemula, ini adalah awal yang bagus. Progresi art-pop Deerhoof ditunjukkan melalui serangkaian perubahan tempo, sementara vokal bassist Satomi- Matsuzaki mengalun dengan kepolosan menakutkan.

DR. DOG (USA)

Didirikan berdasarkan hubungan kreatif yang akarnya merentang jauh ke saat McMicken dan bassist Toby Leaman bertemu di kelas 8, Dr. Dog menempuh masa bertahun-tahun sebelum secara resmi didirikan pada tahun 1999. Band beranggotakan lima orang dari Philadelphia ini menciptakan siklus lagu keraguan dan keputusasaan, dengan tema-tema gelap dibalut oleh harmoni cerah, riff gitar kencang, dan melodi melonjak. Pop-rock psikedelik versi band ini sangat dipengaruhi oleh band-band tahun 1960-an.

THE TREES & THE WILD (ID)

The Trees & The Wild dibentuk pada pertengahan 2001 di Jakarta, Indonesia. Apa yang dimulai sebagai hobi belaka bagi tiga pecinta musik ternyata berubah menjadi kisah sukses sejati. Band ini menawarkan kepada publik sound akustik berdimensi lebar dengan elastisitas, warna-warni, melodi inspiratif dan mudah diingat. Tanpa meninggalkan konsep kesederhanaan, musik mereka membuka nuansa baru dengan menghubungkan pengaruh musik folk untuk budaya tradisional Indonesia. Kekayaan budaya lokal mereka anggap sebagai harta karun tak ternilai yang tidak dapat terpisahkan dari identitas mereka.

WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY (ID)

Dibentuk pada 2002 di Jakarta, White Shoes & The Couples Company mencampur melodi khas tahun 1960-an Burt Bacharachinspired dengan pop indie menawan untuk menciptakan sound yang benar-benar unik untuk membawa kita kembali ke tahun 1970-an atau bahkan 1930-an, dengan pesona, melodi dan orkestrasi berbeda. Sementara inspirasi mereka berasal dari masa lalu, musik mereka asli, segar dan menyenangkan. Cerita dan estetika mereka secara keseluruhan sangat apik sehingga bersinar melalui musik yang mereka mainkan.

Choi Sai-Ho (HK)

Choi Sai Ho adalah salah satu musisi Hong Kong yang paling menarik, lengkap dengan suara-suara aneh dari sumber yang berbeda (GameBoy delapan-bit, biola, sampel yang direkam sendiri). Ia menciptakan komposisi yang sekaligus berkonsep namun menyenangkan untuk didengarkan. Choi adalah seniman multimedia, bukan hanya musisi. Video dan musik diramu olehnya dalam suatu simbiosis, masing-masing saling mendukung satu sama lain.

DP (HK)

Sejak tahun 2007, DP telah menjadi salah satu paling keras di Hong Kong, band paling membanggakan dan memiliki janggut terlebat. Dengan hanya dua anggota, satu bass dengan betotan sepenuh hati dan satu drum yang secara brutal disalahgunakan, mereka mereka mengukir jalan mereka sendiri pada dunia musik Hong Kong dengan gaya musik yang memadukan heavy rock dengan metal untuk massa. Raungan sound yang menggelegar.

Goodnight Electric (ID)

Goodnight Electric adalah sebuah konsep musik yang terkonsentrasi dalam genre synthpop. Terinspirasi oleh musisi dari decade 80-an dan 90-an, band ini menggabungkan unsur-unsur dari genre elektro, pop dan new wave. Goodnight Electric dimulai sebagai proyek solo produsen / multi-instrumentalis Henry Foundation pada akhir 2003 kemudian berkembang sebagai trio. Dengan tetap setia kepada identitas mereka sendiri, Goodnight Electric menciptakan sound yang lebih terfokus tapi dinamis.

L’ALPALPHA (ID)

Digambarkan sebagai atmosfer kepulauan dari Indonesia, L'Alphalpha dimulai dengan dua orang yang memiliki rasa humor yang sama. Herald dan Yudish mengambil dua gitar akustik dan memainkan lagu omong kosong setiap kali mereka bertemu. Mereka tiba-tiba memutuskan untuk membentuk duo. Kemudian, suatu hari teman mereka Ildo memutuskan untuk bergabung dengan grup ini dan mengambil posisi drum. Yudish pindah ke bagian bass, Herald tetap pada vokal gitar, dan toys, serta Ciwi memainkan piano dan gitar. Setiap sesi berubah menjadi sangat menyenangkan bagi mereka.

LITTLE FOX (TH)

Sekembalinya ke tanah airnya pada tahun 2002 setelah menghabiskan remaja tahun di Inggris, Little Fox alias Gene Mahasmut Bunyaraksh merilis EP pertama Sook Jai secara mandiri. Lagu 'Sook Jai' adalah sebuah terobosan rekaman yang berhasil mencapai peringkat satu di tangga lagu radio indie. Dia bermain sebagai aktor dan menggarap soundtrack dalam film Citizen Dog, lalu membentuk band indie rock, Saliva Bastards. Pada tahun 2007 ia merilis album solo psy-folk-pop akustik yang berjudul Little Fox dengan label So On Dry Flower. Saat ini, Little Fox sedang mengerjakan album keduanya.

MUON (SG)

Muon menggali musik kolektif melalui eksperimen elektronik dan pengetahuan tentang beat, memadukan intisari dari berbagai genre beragam seperti IDM, ambien triphop sampai musik sinematik yang jazzy. Dengan presisi bak ahli bedah bekerja dengan robot melalui manusia, musik Muon adalah perjalanan dingin dan suram menuju ke tempat di mana percampuran antara emosi manusiawi dan mesin tak berperasaan yang sempurna menjadi lengkap.

Noughts and Exes (HK)

Noughts And Exes adalah band indie folk pop yang berbasis di Hong Kong. Dengan line-up musisi internasional, inspirasi dan instrumentasi kreatif, band ini telah menjadi salah satu band paling unik di kota mereka, sehingga mememperoleh reputasi yang kuat dan penggemar setia. Noughts dan Exes bertujuan untuk memadukan dua seni yang berbeda, musik dan visual ke panggung dunia dengan cara yang belum pernah dilakukan oleh band Hong Kong lainnya.

ORANGE GRASS (TW)

Mulai tahun 2004, Orange Grass menciptakan kejutan di sirkuit kampus rock dengan lagu-lagu indie rock indie yang menantang musik khas shoegazer lambat yang mendominasi rancah Taipei. Meskipun hanya bertiga, Orange Grass menggaungkan sound yang penuh melalui pendekatan inventif gitaris Clark untuk efek gitar . Segar, muda dan penuh efek dahsyat, band ini bertualang dari panggung rumahan sampai ke festival besar dan dengan cepat menjadi favorit di antara scenesters indie.

SILVERBUS (TW)

Dibentuk pada tahun 2008, Silverbus merilis EP pertama mereka Today di tahun 2009. Band ini mengambil isyarat awal dari band-band postrock dan alt-rock Taiwan dan mulai membentuk musik mereka sendiri, terutama keluar dari formula musik pop rock dan tradisional. Pada tahun 2010, trio ini terpilih sebagai pembuka untuk konser Kings of Convenience di Taipei dan mulai mendapat banyak perhatian. Mereka merilis album perdana mereka Orange pada awal tahun 2011 dan sukses meraih banyak penggemar.

SORE (ID)

Sore jelas merupakan suatu band yang memainkan musik dengan suasana hati sore nan melankolis. Jika mendengarkan musik Sore maka mungkin kamu akan bertanya-tanya sendiri jika kamu telah melangkah mundur dalam waktu. Getaran dalam lagu mereka sering memberikan perpaduan eksploratif musik Indosiana jaman dahulu dan masa kini, khususnya dengan penggunaan vibrafon, mellotron dan instrumen tiup yang signifikan.

TENDERFIST (MY)

Tenderfist adalah band pop kamar tidur modern yang menerawang. Mereka menulis dan melantunkan lagu-lagu intim tentang kehidupan, tarian, patah hati, dan hal-hal yang terdapat di antara semuanya. Ansambel musik yang berbasis di Kuala Lumpur ini dimulai pada 2008 ketika sekelompok pecinta musik berestetika dengan instrumen mereka di loteng mulai membuat musik pop untuk kesenangan mereka sendiri. Musik mereka dapat digambarkan sebagai tabrakan pop dan elektronik yang menyenangkan. Kombinasi synth-pop dan string berpadu seputar sekitar vokal yang seakan tersenyum pada masa remajamu.

THE DORQUES (PH)

The Dorques terdiri dari musisi yang cukup berpengalaman dan lebih memilih untuk bersenang-senang dengan musik mereka. Sejak album perdana self-titled mereka dirilis pada tahun 2009, mereka telah menjelajahi sekitar wilayah tenggara-Asia lebih dari sekali dengan membawa musik mereka yang funky dan fun. Dengan lirik dalam bahasa Inggris, Perancis, Jepang dan Tagalog, The Dorques tidak takut untuk menembus batasan (internasional) ketika membuat lagu. Mereka selalu berusaha untuk membuat musik pop unik yang berbeda dari yang kebanyakan.

THE GREAT SPY EXPERIMENT (SG)

Dengan mencampur elemen dari tiga genre yang berbeda, The Great Spy Experiment atau singkatannya GSE telah menunjukkan mereka lebih dari mampu untuk menciptakan musik yang pasti akan membuat kamu bergoyang mengikuti irama di mana pun kamu berada. Dengan inspirasi dari nama-nama besar seperti The Killers, Sigur Ros dan Radiohead, band dengan 5 personil ini dengan mudah menggabungkan suara dari empat instrumen berbeda dalam album pertama mereka yang terdengar mapan.

THE HEART FOUNDATION (PH)

The Heart Foundation dibentuk hampir setahun yang lalu dan telah menyelesaikan demo album pertama mereka yang kebanyakan musik instrumental. Tanpa seorang drummer yang sebenarnya, mereka menggunakan program drum sederhana dengan kunci berlapis dan gitar yang kontras kesederhanaan beat. Terdiri dari dua personil dan satu mantan anggota The Dorques, The Heart Foundation berangkat dari dasar musik Dorques untuk membuat musik mereka yang lebih serius dan matang - tapi masih menyenangkan dengan cara mereka sendiri.

The Universal Moment (TW/JP)

The Universal Moment ini dibentuk pada 2006 oleh dua bersaudara kebangsaan Jepang, Yu dan Sebastian serta teman baik mereka sewaktu SMA di Kanada, Ting. Mereka bertiga adalah warga dunia, sangat dipengaruhi oleh budaya berbeda yang mereka temukan di Eropa, Kanada, Amerika Serikat, Australia, Jepang dan Taiwan. Latar belakang multikultural dan pencarian mereka atas makna sejati kehidupan menjadi alas an yang melahirkan band ini. Mereka merilist album pertama mereka Reminder pada tahun 2009 sebagai pengingat betapa penting dan bermaknanya untuk mengejar tujuan dan impian, tidak peduli betapa sulitnya lintasan yang harus ditempuh.

THE WHITE EYES (TW)

Vokalis perempuan Gao Xiao-gao menjadi cukup terkenal di dunia indie Taiwan dan Cina karena kerap melakukan aksi keterlaluan di panggung, termasuk muncul untuk satu pertunjukan mengenakan celana ketat yang dicat agar tampak seperti dia benar-benar telanjang bulat. Dibentuk pada tahun 1994, The White Eyes mengambil nama mereka dari ekspresi Taiwan untuk orang-orang yang mengatakan dengan lantang hal-hal memalukan yang diketahui semua orang. Mereka melihat musik mereka sebagai perpaduan dari grunge, punk dan psychobilly.

THEY WILL KILL US ALL (MY)

Dibentuk pada 2007 dari sisa berbagai kelompok musik legendaris tapi sekarang mati di Kuala Lumpur, empat musisi kawakan - Amir Shazlan, Edwin Raj, Ihsan Ariffin dan David Leong - bersatu dalam sebuah visi tunggal menghasilkan sound masa depan enerjik yang tidak terdengar seperti musik lain di Malaysia. Seiring waktu, dengungan distorsi berat sekarang memberi jalan buat not-not tunggal dan tekstur yang lebih halus, konotasi lirik menjadi lebih gelap di konotasinya; ritme lebih menghentak.

TRACKLIST

1. The Girl, Dr. Dog - 3:28
2. About A Friend, L'Alphalpha - 5:01
3. Supercool, The Dorques - 3:05
4. Composition #3, B-Quartet - 6:06
5. Everyone Else, The Universal Moment - 3:40
6. The Start Of Us, Noughts and Exes - 5:01
7. Ke Kromom Ta Ke Djah SPACE REMIX, The Cambodian Space Project - 5:54
8. Roman Ketiga, White Shoes and The Couples Company - 4:48
9. Mood Be4 Storm, Cho Sai-Ho - 3:06
10. Goodbye My Friends, Orange Grass - 4:00
11. 4 Walls, 9 Maps - 3:23
12. Starlight, Silverbus - 3:43
13. Singing In Bars, Little Fox - 2:52
14. Kiss Your Eyes, The White Eyes - 2:30
15. Malino, The Trees & The Wild - 4:24
16. Stereolab, The Heart Foundation - 2:48
17. Velvet Tiger, DP - 4:17
18. Big Bad Drummer, Zebra and Snake - 4:01
19. This Wasted Heart, Tenderfist - 3:22
20. The Great Glass City, They Will Kill Us All - 3:12
21. Aqua Assault, Muon - 3:37
22. The Merry Barracks, Deerhoof - 3:31
23. Siti In The City, The Great Spy Experiment - 5:35
24. Teenage Love And Broken Heart, Goodnight Electric - 4:12
25. Vrijeman, SORE - 6:10

Mahdesi Iskandar

Mahdesi Iskandar

Music director; berisikradio.com
Manajemen Rumah Kita @justblackstar, @plug2play, @somethingel, @britPostBlue, @FOH_Madness Liverpudlian Konser KoinFollow Mahdesi on TwitterAdd Friend Mahsedi Iskandar on Facebook

blog comments powered by Disqus