Berisik Radio | Indie School Radio

DjakartARTmosphere 2010, Konser Lintas Generasi Yang Penuh Keakraban.

DjakartARTmosphere 2010, Konser Lintas Generasi Yang Penuh Keakraban.
Seakrab ayah dengan anaknya, mungkin ungkapan itulah yang pantas menggambarkan konser tahunan yang selalu menghadirkan kolaborasi musisi lintas generasi ini.

Mengusung tema Lintas Kreasi, Lintas Generasi, Djakarta Atmosphere tahun ini memang benar-benar membuktikan bahwa perbedaan jarak antar generasi bisa dipersatukan melalui kreasi musik yang tanpa batas. Meskipun jadwal acara yang mundur menjadi pukul 8 malam cukup mengecewakan, hal itu dengan cepat terlupakan ketika MC (Sarah Sechan & Soleh Solihun) membuka acara dengan lelucon-lelucon segar tentang Tifathul Sembiring dan Gayus.

Penampilan pertama dibuka oleh The Trees & The Wild dengan Irish Girl nya, kemudian secara estafet dilanjutkan oleh Mocca, dan Bonita & the Hus Band, sebelum akhirnya Odie Agam muncul dan berkolaborasi dengan ketiga band tadi untuk menyanyikan beberapa hits nya. Lagu Surat Cintaku yang merupakan hits sepanjang masa dari penyanyi senior tersebut, akhirnya  menutup Kolaborasi putaran pertama di Djakarta Atmosphere 2010 dengan meriah.

Kolaborasi kedua melibatkan penyanyi yang sedang naik daun, Leonardo Ringo dengan penyanyi senior Utha Likumahuwa. Leonardo yang malam itu berduet pula dengan Mian Tiara di lagu Blatant dan Insecure sukses menghentak ribuan penonton yang memadati arena Kartika Expo sebelum Utha Likumahuwa muncul dan menyanyikan lagu Esok kan masih masih ada. Sempat mengerjai penonton, akhirnya om Utha menutup kolaborasinya malam itu dengan lagu yang berjudul Akira.

Kolaborasi ketiga juga tak kalah menarik. Adalah Gugun & Blues Shelter yang berkolaborasi dengan Sylvia Saartje pada beberapa lagu seperti Geram dan satu single milik Gugun yang berjudul Turn it on.

Dan pada akhirnya kemunculan sang legenda Rock Indonesia, God Bless, dengan kolaborasi nya bersama Navicula menjadi penutup yang menawan. Navicula sendiri juga tidak tampil sembarangan malam itu. Berkolaborasi dengan musisi legendaris sekelas God Bless tidak membuat anak muda dari Bali ini grogi setengah mati. Berhasil “memprovokasi” penonton lewat single Metropolutan nya, mereka juga berhasil menyihir penonton dengan kolaborasinya di lagu Rumah kita dan Semut Hitam. Sungguh kehangatan yang terjalin malam itu sanggup mengalahkan dinginnya AC gedung yang menggigit. Sebuah acara yang membuat kita menantikan edisi apa lagi yang ditawarkan di “DjakSphere” tahun depan.

blog comments powered by Disqus