perampokan mobil yang dilakukan diatas kereta yang sedang berjalan kencang, insane!!! Satu aksi menuntun aksi berikutnya, hingga akhir film. Untuk melaksanakan aksi pencurian pamungkas, Dominic Toretto (Vin Diesel), Brian O’Conner (Paul Walker) dan Mia Toretto (Jordana Brewster) memerlukan orang-orang yang sangat kompatibel, disinilah semuanya berkumpul, mulai dari Roman Pearce (Tyrese Gibson), Tej Parker (Ludacris), Elena Neves (Elsa Pataky), Tego Leo (Tego Calderon), Rico Santos (Don Omar) dan Han Lue (Sung Kang) Ngga tau apa karena sudah memiliki ikatan tersendiri oleh film-film The Fast and The Furious,jadi pada saat karakter-karakter dari film terdahulu bermunculan terasa sangat-sangat keren dan menggugah.
Aksi-aksi yang disajikan pun masih sangat masuk akal tidak terlalu berkhayal, yang pasti sangat salut untuk si pembuat ide cerita… Cerita yang lumayan rumit, pintar, penuh aksi, emosi dan yang terpenting masuk akal.
Aksi paling gila adalah pada saat mencuri brankas besi secara bulat-bulat dan dikaitkan ke dua mobil. Sangat gila dan keren!!! Aksi tiada henti, pemeran yang keren-keren, cerita yang sangat oke… Mau gimana lagi? Ini adalah film yang sangat-sangat keren, akhir dari film ini pun bahagia, semua orang tersenyum, tapi sepertinya inilah film terakhir dari The Fast and The Furious (Menulis review ini sambil diiringi lagu dari Jane’s Addiction dan Shed Seven).
Rated :
Yudistira Yulius a.k.a Uching
Bukanlah seorang kritisi film. Adalah seorang musisi, bermain drum untuk Morning Blue. Seorang Fotografer lepasan (freelance) dan tentu saja seorang penulis.
Dan tulisan ini adalah penyampaian tentang seni cinematografi dari sudut pandang Yudistira Yulius a.k.a Uching. Semoga bermanfaat.
Email :
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
twitter :@yudistirayulius

