Berisik Radio | Indie School Radio

Harry Potter and The Deathly Hallows : Part 2

Harry Potter and The Deathly Hallows : Part 2
Untuk sekarang mungkin ini film yang paling ditunggu-tunggu… Apalagi bagi penggemar film fiksi. Harry Potter film terakhir, the final battle… Itu dibuktikan dengan menduduki peringkat 1 dalam Box Office. Berhasil nonton film Harry Potter tetapi tidak antri, mungkin karena nontonnya di bilangan pinggiran Jakarta Selatan, yes sir!!

Merupakan film sequal dari film ke 7 Harry Potter The Deathly Hallows, mungkin tidak akan diceritakan tentang isi ceritanya… (supaya lebih penasaran, hehe..).

Seperti biasa, film yang diadaptasi dari novel terkenal milik J.K Rowling ini sangat cermat dalam me-visualisasikan karakter-karakter maupun setting tempatnya.

Terasa sangat masuk akal, walaupun dalam hal ini masuk akal versi dunia sihir. Dari segi durasi, film terakhir Harry Potter ini sedikit lebih pendek, dari yang biasanya berdurasi 3 jam, film ini hanya berdurasi 2 jam. Dan karena keseruan filmnya, sangat tidak terasa 2 jam itu berlalu.

Adegan kissing difilm ini lumayan sering ditampilkan, walaupun dalam porsi yang pas (masih aman untuk tontonan anak kecil). Film yang sangat keren, dari visual effect (udah pastilah…), cerita yang selalu kontinuitas dari setiap film, dan final battle yang benar-benar pas sebagai “peperangan terakhir”. Dan dugaan itu benar, Harry Potter memang punya hubungan dengan Voldermort, di film ini semuanya dijelaskan.

Oke cukup tentang review-nya, bangun dari kursi, sambangi bioskop terdekat and enjoy the movie dude… Mungkin ini adalah film paling sukses yang pernah diangkat dari novel, kita harus ikiut ambil bagian kawan… Tidak perduli film ini mendapatkan penghargaan atau tidak yang pasti dengan besarnya animo yang menonton film ini diseluruh dunia itu sudah merupakan sebuah penghargaan. Thank you J.K Rowling for the great novel and goodbye Harry Potter the movie… Hidup dunia sihir!!! Expelliarmus

Rated :

rate

rate

rate

rate

 

Yudistira Yulius a.k.a Uching
Bukanlah seorang kritisi film. Adalah seorang musisi, bermain drum untuk Morning Blue. Seorang Fotografer lepasan (freelance) dan tentu saja seorang penulis.
Dan tulisan ini adalah penyampaian tentang seni cinematografi dari sudut pandang Yudistira Yulius a.k.a Uching. Semoga bermanfaat.

Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
twitter :@yudistirayulius

Last modified on Monday, 08 August 2011 14:03
Yudistira Yulius

Yudistira Yulius

a.k.a Uching Bukanlah seorang kritisi film. Adalah seorang musisi, bermain drum untuk Morning Blue. Seorang Fotografer lepasan (freelance) dan tentu saja seorang penulis. Dan tulisan ini adalah penyampaian tentang seni cinematografi dari sudut pandang Yudistira Yulius a.k.a Uching. Semoga bermanfaat.

Follow Uching on Twitter

blog comments powered by Disqus