Tidak seperti single-album Berlayar (2010) yang kental nuansa musik surf / oldies, EP bertitel Catwoman & Manohara ini banyak terpengaruh musik-musik classic-dreampop, slowcore, dan juga garage. Tentu saja semua itu tetap dihantarkan dengan menu estetika lo-fi music yang sederhana, jujur apa adanya.
Meski gagal merilis conceptual double-album, tapi materi-materi yang berhasil diselamatkan ini setidaknya bisa menjadi sebuah EP dengan menu serta tema berbeda. Less is more, right?... – Dede
Tracklist:
01. Humming [intro]
02. Balada Catwoman & Manohara
03. Red Moon Running Man
04. Hujan Pertama
05. Folk Messiah
Ledakan Urbanisasi is:
Dede / vocal, backing vocal, acoustic-guitar, electric-guitar, xylophone / glockenspiel
Art direction by: Dede
Released by: In My Room Records
Release year: 2012
"Folk Messiah" is dedicated to Yadi Cubek a.k.a Aceem
Thanks to: All of you
Contact:
Phone: 08176572004 / 085691228467 / 02199295600 (Dede)
E-mail:
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
">
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Website:
http://www.myspace.com/ledakanurbanisasi
http://inmyroom.us/ledakanurbanisasi
LINER NOTES oleh Galant
Kaget. Begitulah reaksi saya ketika diminta untuk menulis liner-notes EP Catwoman & Manohara dari Ledakan Urbanisasi. Hufft!
Oke. Sebelum membahas tentang EP Catwoman & Manohara ini, tentunya saya bakal bercerita tentang seorang Dede. Dan kalau bercerita tentang Dede, sebisa mungkin saya mempersingkat tulisan ini, mengingat kedekatan kami selama ini, sejak masa-masa awal kuliah 12 tahun yang lalu di sebuah universitas negeri, di bilangan Jatinangor, hingga akhirnya ia kembali hijrah ke Ibukota.
Dede bisa dibilang merupakan salah satu teman saya yang masih bertahan bermusik hingga sekarang. Dia adalah otak dari puluhan proyekannya yang muncul dengan berbagai macam genre berbeda. Bahkan beberapa proyekannya tersebut telah merilis beberapa single dan album yang patut disimak. Saya sendiri tidak bisa menyebutkan satu-persatu proyekan yang telah digawanginya.
Menjadi sebuah kejutan ketika saya mendengarkan satu-persatu materi debut EP dari Ledakan Urbanisasi. EP berisikan lima lagu yang menarik untuk disimak ini sedikit berbeda dengan single-album perdananya dulu, Berlayar, di mana Dede lebih fokus ke surf-music.
Di EP ini materi Ledakan Urbanisasi lebih ke anti-folk; dengan sound lo-fi a la Dede yang sudah begitu identik. Di lagu lainnya Dede bereksperimen dengan instrumen glockenspiel bersama dengan Ricky Arnold. Tak lupa di salah satu lagunya Dede juga berkolaborasi dengan Deugalih.
Mendengarkan EP ini membawamu seakan baru pulang larut malam sehabis lembur di kantor, lelah setelah seharian terjebak oleh hiruk pikuknya ibukota dan hanya menemukan gitar di kursi malasmu, serta ditemani siaran radio yang sedang memutarkan lagu-lagu Elliot Smith, Daniel Johnston, atau siapapun musisi yang pernah berkolaborasi dengan Kurt Cobain. Boleh dibilang EP ini menjadi sesuatu hal yang baru buat saya setelah mendengarkan karya-karya Dede yang lain.
So, selamat mendengarkan Catwoman & Manohara dari Ledakan Urbanisasi! – Galant

