Namun sayangnya ketika saya melihat jebakan di facebook tersebut. Saya tidak berangkat dari rasa tersinggung tadi. Melainkan sedikit rasa setuju. Tanpa perlu embel-embel "STUPID", saya pun memberanikan diri mengungkapkan "Mistakes" di film INCEPTION, dalam bentuk pertanyaan, dan saya ajukan kepada kalian para Inception mania. Mudah-mudahan menghasilkan jawaban yang dapat menyembuhkan kegundahan saya selama ini
Siap ?
Okay, dimulai dari basic ceritanya..
Saat mencoba melakukan "INCEPTION" di mimpi si Cillian Murphy (jadi lupa di film ini nama perannya siapa). Cobb dan kawan-kawan menerapkan 3 layer of dreams...
- mimpi pertama -- di kota dalam kondisi hujan
- mimpi kedua -- di hotel
- mimpi ketiga -- di salju
The Mistakes ...
1. Timeline antara mimpi...
Di awal-awal misi tersebut, di saat Cobb dan kawan-kawan telah sukses meluncur ke mimpi kedua (hotel)... dengan kondisi di mimpi pertama, Cobb dkk "tertidur" di mobil van. Timeline antara mimpi kedua (hotel) dengan mimpi pertama (di kota), seakan-akan terjadi secara serempak. Hal ini digambarkan, saat mobil van terhuyung kesana kemari (di mimpi pertama), di hotel pun situasi sempat menjadi agak miring... dan situasinya diceritakan seakan hal tersebut serempak terjadi.
Bahkan ketegangan meningkat saat mobil van dihujani tembakan, sehingga Cobb dkk di mimpi kedua seakan sadar waktu mereka sangat sempit. Namun di adegan menjelang akhir, mobil van yang hendak terjerumus ke laut, dikisahkan menjadi slow motion, dan ternyata dalam slow motion tersebut, banyak sekali hal terjadi di mimpi kedua dan ketiga.. bahkan mungkin lebih lama ketimbang saat kondisi mobil van masih melaju dalam kondisi normal (bukan slow motion).
Mengapa ada ketidakkonsisten-nan timeline di antara mimpi ini ?
2. Tentang Kick..
Saya bingung, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan "Kick" di film ini ?
Kick diceritakan sebagai sebuah tindakan untuk membangunkan sang pemimpi dari tidurnya. di awal film, Kick yang dialami oleh Cobb adalah diceburkan ke dalam air. dan di tengah film, penjelasan tentang Kick pun sempat diterjemahkan dengan sedikit humor, yakni sesederhana mengagetkan orang yang sedang bersantai setengah melayang di kursinya. Oke.. jadi kick itu adalah upaya "bikin kaget".
Namun penjelasan tentang Kick pun menjadi sedikit rancu, saat diterapkan di mimpi-mimpi kedua, ketiga, dan keempat (limbo).
Efek dominonya mungkin seperti ini ..
- Kick di mimpi keempat (Limbo) >> membangunkan >> Sang pemimpi yang tertidur di mimpi ketiga (Salju)
- Kick di mimpi ketiga (Salju) >> membangunkan >> Sang pemimpi yang tertidur di mimpi kedua (Hotel)
- Kick di mimpi kedua (Hotel) >> membangunkan >> Sang pemimpi yang tertidur di mimpi pertama (Kota)
- Kick di mimpi pertama (Kota) >> membangunkan >> Sang pemimpi yang tertidur di dunia nyata (Pesawat terbang)
dan di film ini yang terjadi adalah ..
- Kick di mimpi ketiga, (di salju) adalah entah terkena ledakan hebat, atau terjatuh akibat lantai yang runtuh...
- Kick di mimpi kedua, (di hotel) adalah membenturkan lift yang melaju kencang...
- Kick di mimpi pertama, ... eh apa yah ? diceritain gak sih ?
pertanyaan saya, mengapa terkena ledakan hebat, terjatuh akibat lantai yang runtuh, atau membenturkan lift yang melaju kencang itu yakin dikategorikan sebagai Kick, dan tidak dipandang sebagai hal yang dapat menyebabkan mereka mati sehingga masuk ke Limbo ?
dari sini pun kita bisa ngalor ngidul kemana-mana.. bisa saja bertanya, kenapa terkena peluru tidak menyebabkan sebuah efek "Kick" ?, padahal kan ada efek "kaget"-nya ?
dari sini kita lanjut ke faktor berikutnya ...
3. Tentang Limbo
Dari awal kita ditakuti tentang konsep Limbo.. bahwa jika mati di mimpi dalam kondisi yang terbius dengan dosis tinggi, kita tidak akan terbangun, namun masuk ke Limbo... dan mungkin bisa terpenjara selama berpuluh-puluh tahun disana tanpa kita tahu kapan bisa keluar. hmm.. okay.
Namun ketakutan tentang konsep Limbo pun menjadi cair, saat Limbo ternyata pernah menjadi surga bagi Cobb dan istrinya Mal... hmm... ternyata tidak segitu buruknya.. okay tidak berhenti sampai disitu.. ternyata Cobb pun mampu keluar dari Limbo saat ia menginginkannya.. yakni setelah berhasil menerapkan INCEPTION pada istrinya, (meyakinkan Mal bahwa dunia yang mereka jalani semata adalah mimpi, dengan menaruh gangsing yang tak pernah berhenti berputar). Hmm.. kenapa begitu takut masuk Limbo ? Cobb pernah kok keluar dari Limbo, dan sudah memahami caranya.
Okay belum berhenti sampai disitu lagi...
Ariadne yang di adegan akhir, ikut masuk ke dunia Limbo... ternyata mudah sekali keluar dari Limbo.. hanya dengan menerjun-bebaskan diri.. sekejap ia pun terbangun di mimpi ketiga (salju). oh iya, ini pun belum menjelaskan secara pasti, jadi Kick itu apa ? terjun bebas pun bisa menjadi sebuah Kick ? apa ia tidak takut nanti malah jatuh ke tanah dan "mati" yang mungkin tergiring ke Limbo kedua ? tau deh.
4. Dampak antara Mimpi pertama terhadap Mimpi berikutnya
Okay, saat Mimpi pertama (di kota), kondisinya adalah Mobil van secara slow motion akan terjatuh ke air.. hal ini menyebabkan terjadinya anti-gravitasi di mimpi kedua (di hotel).. okay.. apakah dengan kata lain, mimpi kedua juga sedang mengalami kondisi "melayang" sehingga seharusnya berdampak pada mimpi berikutnya ? karena anehnya, di mimpi ketiga (di salju), mereka tidak mengalami kondisi "melayang".
sebenernya "pakem" tentang dampak gravitasi antara mimpinya tuh gimana sih ?
Okay, Inception Mania, ada yang bisa jawab ?
