Wiwin "wenk" Fitriyani
ARMADA RACUN, Trio Beracun dari Jogja

‘Radio Friendly’ nya AFTERCOMA Raga Terbakar

Aftercoma, Band asal Bandung yang pernah melejit ditahun 2008 lalu dengan diberi title Breath kini menetaskan album barunya berjudul Breathless. Dalam album ini ada 6 lagu dengan 5 lagu baru dan 1 remix.
Dalam penggarapan album ini disentil dengan suara Ipang “Kami semua ngefans banget sama ipang, jadi ide kolaborasi ini sudah ada jauh sebelum kami kenal secara personal dengan ipang. Ipang sebagai vokalis punya karakter yang sangat kuat, dan sangat berbeda dengan aftercoma, hal itu yang justru jadi tantangannya.” Jelas Ridho Fatwerks Alhadi (gitaris).
Menyusup ke BELKASTRELKA

Itulah sepenggal lagu dari BELKASTRELKA, band asal Yogyakarta yang baru saja meluncurkan album berjudul “Penyusup Misterius dan Suara-suara Aneh dari Kamar” di Teater Garasi Yogyakarta. Musik garapan Yennu Ariendra dan Asa Rahmana ini terinfluence dari The Carpenters, The Beatles, David Bowie, Roxy Music, Blondie, New Order, A-Ha, Vina Panduwinata, Fariz RM, Dina Mariana, Telephone Tel Aviv, Radiohead, Air, Madonna, Portishead, Damon Albarn, Nirvana, Frans Sinatra, Fujiya & Miyagi, The Cure, Goldfrapp, Massive Attack, Stereolab. Yuk ah kita menyusup ke kamar mereka! :D
JASON ISKANDAR : Film pendek masih segmented
Sepasang remaja terbangun dari tidurnya saat beristirahat dalam perjalanan menuju ke luar kota. Mereka akan melanjutkan perjalanan, namun percakapan terjadi antara mereka dengan sekelilingnya, yang membuat perjalanan mereka tertunda untuk beberapa saat.
Itulah sepenggal synopsis tentang Territorial Pissings jebolan Film Pendek Asia Terbaik (Blencong Award) – Jogja-Netpac Asian Film Festival 2010 yang dimenangkan oleh Jason Iskandar. Mahasiswa yang masih duduk dibangku Universitas Gajah Mada ini memang menyukai film dari usia dini dan untuk mengembangkan kualitasnya dia berusaha untuk membuatnya ditahun 2007 dengan judul film ‘Sarung Petarung’. Dimana disitu menceritakan tentang kegunaan kondom dan relasinya dengan safe sex. Jawaban polos mereka menggambarkan bahwa sudah saatnya membicarakan kondom. Film ini juga mendapatkan respon yang cukup bagus.
Remix ala SPOT DJANTOENG
Sekarang kita ke arah Pekanbaru, yang ‘katanya’ cuaca disana panas yang mencapai hingga 30 derajat setiap harinya. Tapi akan semakin panas ketika kita menemui band yang bernama SPOT DJANTOENG. Para personel mereka ada Odjie Chaniago ( Vocalist and tamborine ),Faqih Okta Maulana (guitar player and back vocal),Odie Blasi( bass) dan Danang Sanjaya ( drum). Musik yang berbau art punk yang berjudul ‘Time Machine’ ini punya cerita yang menarik, karena dilagu ini telah diremix. Mau tahu bagaimana jawaban dari mereka ? Yuk, kita simak …
DANCING ALASKA
Bagi yang suka SKA, coba beralih ke samping Jakarta Barat, kita bisa lihat nama band DANCING ALASKA yang baru saja akhir-akhir ini mengeluarkan single albumnya yang berjudul “rudeboy’s music” . Personel yang beranggotakan enam orang ini mengakui bahwa nama band ini berasal dari pelesetan ala ska yang dijadikan dancing alaska mempunyai arti berdansa ala ska dan band yg memainkan musik ska sekaligus mengajak berdansa penikmat ska sendiri.
THE MONOPHONES, Berganti Vocalis??
” I’m standing here in the sky of july
With the blue and cloudy sky
With the land there’s dry …. “
Masih inget nggak sih sama sepenggal lirik tersebut ? Tentunya masih hangat dongditelinga kalian. Yap, betul ! Mereka adalah THE MONOPHONES. Band asal Jogjakarta yang sudah berdiri sejak 2003 ini akan mengeluarkan album EP nya segera. “ iIya nih lagi sibuk nulis aransmen buat single besok,ada 4 lagu yang bakal dirilis,